Tuesday, June 26, 2012

JANTUNG MANUSIA


Jantung


Penyakit jantung sebenarnya bisa menghinggapi semua golongan umur, dari sejak bayi lahir sampai pada kelompok usia tua. Menurut suatu symposium di Bandung tahun 1991, di Jawa Barat angka kematian penyakit jantung dan peredaran darah merupakan yang tertinggi dari semua penderita yang dirawat di rumah sakit. Dari tahun ke tahun terlihat kecenderungan meningkatnya jumlah orang yang terkena serangan jantung.
Jantung ialah suatu organ tubuh yang bertugas sebagai pompa untuk mengedarkan darah ke seluruh jaringan tubuh. Darah yang diedarkan dalam suatu susunan pembuluh darah itu diperlukan untuk menyampaikan oksigen serta zat-zat lain yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh, guna memelihara hidup dan daya kerjanya. Di samping itu, peredaran darah diperlukan pula untuk mengangkut sampah metabolisme yang terjadi di seluruh tubuh agar diantarkan pada organ-organ tubuh yang bertugas untuk mengeluarkan sampah tersebut dari tubuh.
Maka, terganggunya fungsi jantung dan peredaran darah dapat mendatangkan suatu malapetaka bagi seseorang karena zat-zat penting guna memelihara hidupnya tidak dapat disampaikan kepada jaringan tubuh yang memerlukannya. Sementara itu zat-zat sampah yang dapat meracuni jaringan tubuh tidak dapat dikeluarkan dari tubuh.
Oleh sebab itu, demi berlangsungnya peredaran darah yang baik, jantung perlu dijaga supaya selalu dapat bekerja dengan baik. Jantung yang sehat harus dipelihara supaya terhindar dari penyakit. Sementara itu, jantung yang sakit harus dijaga supaya tetap dapat mengedarkan darah dengan baik dan supaya penyakitnya jangan sampai bertambah parah.
Orang dapat berpuasa selama 1-2 hari, tidak makan atau minum tanpa mengalami gangguan yang berarti dalam kesehatannya. Para penyelam tanpa menggunakan alat khusus dapat bertahan tidak bernafas di bawah permukaan air selama beberapa menit, tetapi tetap sehat. Namun, tidak akan ada orang yang akan tetap sehat apabila jantungnya berhenti berdenyut selama beberapa detik saja.
Menurut kepustakaan, orang akan tidak sadarkan diri 6-12 detik setelah jantunggnya tidak berdenyut karena otaknya tidak lagi mendapatkan oksigen. Apabila keadaan ini berlangsung terus sampai 3-4 menit, dalam otak akan terjadi kerusakan yang biasanya tidak akan dapat diperbaiki lagi.
Pernapasan akan terhenti 15 – 30 detik setelah jantung tidak berdenyut, dan setelah jantung tidak berdenyut selama 6 – 7 menit, pada jantung sendiri akan terjadi kerusakan. Dengan berhentinya denyut jantung, peredaran darah yang merupakan suatu sarana untuk mengantarkan zat kebutuhan jaringan dan terutam oksigen, akan terhenti pula.
Jantung manusia adalah suatu organ tubuh sebesar kepalan tangan yang berada dalam rongga dada, di belakang tulang dada bagian bawah dan melebar ke kiri sampai dengat pada putting susu laki-laki. Pada batas paling kiri dan paling bawah, terdapat apa yang dinamakan “ujung jantung”, tempat denyut jantung dapat diraba selama jantung masih bekerja.


 Gambar organ jantung manusia


Jantung mempunyai empat ruang jantung, yaitu serambi kanan, bilik kanan, serambi kiri, dan bilik kiri. Jantung dibungkus oleh suatu kantung jantung. Antara serambi kana dan bilik kanan terdapat suatu katup, demikian juga antara serambi kiri dan bilik kiri dan antara bilik kanan dan pembuluh nadi paru. Antara bilik kiri dan pembuluh nadi aorta terdapat katup aorta. Katup-katup jantung ini mencegah mengalirnya kembali darah dari suatu ruang jantung ke ruang sebelumnya darimana darah mengalir.
Darah dari seluruh tubuh yang telah diambil oksigen dan zat makanannya oleh jaringan – jaringan tubuh yang memerlukannya kembali ke dalam jantung, yaitu ke serambi kanan. Dari serambi kanan, darah akan masuk ke dalam bilik kanan, kemudian dipompakan ke dalam paru-paru melalui pembuluh nadi paru-paru. Di dalam paru-paru akan terjadi pertukaran zat asam arang (CO2) dari dalam darah dan oksigen (O­2) ke dalam darah. Darah yang kaya oksigen ini dikembalikan ke dalam serambi kiri kemudian dialirkan ke dalam bilik kiri. Bilik kiri memompakan darah ke dalam pembuluh nadi utama aorta untuk didistribusikan ke seluruh jaringan tubuh.



Gambar Jantung dalam tubuh
 

Dalam menjalankan fungsinya ini, jantung dalam keadaan istirahat berdenyut 60-80 kali permenit. Pada setiap denyut dipompakan lebih kurang 70cc darah sehingga dalam satu menit dipompakan lebih kurang 5 liter darah ke seluruh tubuh.
Otot jantung yang tidak boleh berhenti menjalankan fungsinya ini memerlukan zat makanan dan oksigen cukup banyak, yang disuplay melalui pembuluh nadi koroner yang terletak di permukaan dinding jantung.
Dilihat dari susunan anatomi jantung tersebut setiap bagian dari jantung dapat terkena penyakit, antara lain :
  1. Penyakit kantung jantung
  2. Penyakit otot jantung
  3. Penyakit selaput dalam jantung
  4. Penyakit katup jantung, dan
  5. Penyakit pembuluh nadi koroner yang disebut juga penyakit jantung koroner (PJK)
Diihat dari terjadinya kelainan jantung, penyakit jantung dapat terjadi sejak lahir (disebut penyakit jantung bawaan), atau diidap sepanjang perjalanan hidup seseorang. Kelainan jantung bawaan misalnya kebocoran sekat antarbilik. Adapun kelainan jantung yang diidap, misalnya :
  1. Penyakit jantung rematik, merupakan penyakit kelainan katup jantung sebagai komplikasi dari demam rematik.
  2. Penyakit jantung koroner, terjadi akibat penyempitan pembuluh darah nadi koroner, dan
  3. Penyakit jantung hipertensif, merupakan komplikasi tekanan darah tinggi yang tidak dikontrol dengan baik.
Penyakit jantung koroner merupakan gambaran yang bermacam-macam :
  1. PJK tanpa gejala
Penderita ini tidak mempunyai keluhan, dan biasanya diketahui secara kebetulan pada pemeriksaan “check up” dengan alat Electro Kardiogram (EKG).

  1. Angina pectoris
Karena otot jantung mengalami kekurangan darah (iskemi-miokard), terjadi ketidakseimbangan antara suplai aliran darah dan kebutuhan otot jantung. Gejala utama bentuk ini adalah nyeri dada yang pada umumnya dirasakan “tidak enak” di dada (rasa berat, tertekan, rasa diikat, diperas, dicekik), jarang dirasakan sebagai nyeri yang tajam atau menusuk. Nyeri ini biasanya timbul setelah bekerja  keras, makan banyak, stress, atau hawa dingin, yang berlangsung 2 – 5 menit, kadang-kadang 15 menit, jarang sampai setengah jam. Nyeri dada akan hilang apabila penderita beristirahat atau makan obat tertentu. Nyeri dada ini dapat menjalar ke bahu, leher, rahang, tenggorokan, dan lengan kiri. Walaupun jarang, dapat pula menjalar ke dada kanan atau perut bagian atas. Bentuk keluhan yang dapat ditemukan antara lain juga sesak nafas, lelah yang berlebihan, pusing, dan perut kembung.

No comments:

AksenClix BBcode:

Click Get Money